Laman

Rabu, 09 Januari 2013

Rutinitas Bukan Tanpa Nafas

       "Njuk iku tho sing mbok pengen???"... teringat kalimat sanggahan dari Dosen Spiritual Saya ketika saat itu Saya sempat menjawab pertanyaan beliau mengenai bagaimana kerja dan kuliah Saya dengan nada agak mengeluh. Haha..memang benar..itulah yang Saya inginkan, itulah konsekuensi atas pilihan Saya sendiri, bukan desakan dari manapun, bahkan Ibu Saya saja terserah pada Saya untuk hal itu. Hanya saja beliau-beliau pernah menyarankan kepada Saya agar tetap melanjutkan studi demi impian Saya dan kebetulan klik dengan hati Saya. Yang penting ada niat dan kesempatan...itulah modal awal Saya waktu itu dan semoga sampai nanti tetap istiqamah. امين يا رب العلمين

        Aktivitas Saya tidak berbeda dengan teman yang lain alias standar, pagi kerja - sore kuliah. Yang kata orang "kejar setoran", setoran uang (kerja) dan setoran ilmu (kuliah). Sebenarnya tidak juga, toh justru Saya yang menarik manfaat dari kegiatan tersebut. Hanya saja yang mulai Saya rasakan adalah "sayah" yang kata orang bilang "capek". Lima hari kerja mengejar waktu pulang untuk kuliah, izin pulang cepat agar tepat waktu sampai kampus, sesampainya di kampus tinggal menghela nafas, belum jika masa ujian tiba, seperti nanti sore kebetulan ada responsi mata kulaih Akuntansi Biaya. Kali ini Saya benar-benar mengejar waktu, bukan setoran. Dan begitu seterusnya selama 3 bulan terakhir ini (dan sampai Lulus).

        Bukan motif untuk mengeluh Saya memposting tulisan ini, hanya ingin berbagi pengalaman dan mungkin bisa diambil pelajaran bahwa memang pada dasarnya "Life is Choice". Pilihan yang idealnya kita pilih sendiri dan rasionalnya kita harus bertanggungjawab terhadap pilihan tersebut. Terimakasih banyak untuk Dosen Saya yang sudah mengingatkan kepada Saya bahwa iulah yang Saya inginkan, itulah pilihan Saya dari awal..dan itu artinya tidak seharusnya Saya mengeluh meski itu sangat manusiawi. Justru sebaiknya kita hars bisa menikmati dengan 3D "Dijalani, Dinikmati, Disyukuri". Itulah jurus untuk menyingkirkan jauh-jauh yang bernama "Keluhan". Karena mengeluh berarti kurang bersyukur atas apa yang telah Allah berikan kepada kita. Rutinitas bukan tanpa nafas, segala aktivitas harus dijalankan dengan ikhlas. Toh kerja dan kuliah merupakan Ibadah, yang jika melakukannya kita pasti dapat pahala dari-Nya. Dan manfaatnya pun nanti akan berbalik kepada yang melakukannya dan lingkungan sekitarnya.

        So...mulai sekarang, mulai dari diri sendiri dan mulailah dari yang terkecil..."STOP MENGELUH". Jalani apa yang sudah menjadi pilihan dan menjadi rutinitas, dengan modal nafas dari Sang Maha Pencipta Allah SWT. Insya Allah niat dan pilihan yang baik akan berbuah hasil yang baik pula.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar